Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Mencegah Dekubitus dengan Aplikasi Line

Latar Belakang Menurut data dinas Kesehatan Indonesia, penyakit dengan sistem persyarafan khususnya stroke terbilang tinggi. Tingginya angka tersebut membuat para tenaga medis untuk meminimalilisir terjadinya stroke yang lebih banyak dan parah. Keparahan penyakit stroke yaitu dengan tdak berfungsinya syaraf sehingga mengakibatkan kelumpuhan. Kelumpuhan penderita stroke tersebut akan mengakibatkan decubitus jika salah menanganinya. Decubitus dapat dicegah dengan adanya Range Of Motion (ROM) yang dapat meminimalisirkan angka kejadian decubitus. Decubitus itu sendiri ialah luka tekan yang terus-menerus tanpa dilakukan Range Of Motion (ROM) khususnya yang terjadi pada penderita stroke yang berada dirumah tanpa pengawasan tenaga medis karena adanya jarak yang jauh dengan rumah sakit. Dengan adanya kecanggihan teknologi ternyata angka decubitus dapat dilakukan dengan mandiri dengan bantuan tenaga medis khususnya perawat dengan menggunakan aplikasi “Video Call pada Line”. Nama Program “Mencegah Dekubitus dengan Aplikasi Line” Penjelasan program Setiap pasien harus memiliki aplikasi Line di Handphone atau computer dengan cara mendownloadnya menggunakan koneksi internet, kemudian aplikasi tersebut di install. Setelah diinstal, dapat masuk pada menambahkan perawat yang akan memberikan edukasi mengenai ROM. Disini keluarga klien dapat mengajarkan ROM dengan pengawasan perawat sehingga dapat meminimalisir adanya angka decubitus yang dialami klien. Peralatan a. Handphone Android/Komputer b. Koneksi Internet   Keunggulan a. Menghemat biaya yang dikeluarkan dari rumah ke rumah sakit b. Mempersingkat waktu c. Mudah digunakan d. Meminimalisir adanya keparahan yang diderita klien  

resensi 9 Summers 10 Autumns

Perjalanan Hidupku Judul buku : 9 Summers 10 Autumns Penulis : Iwan Setiawan Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Cetakan : 2011 Tebal : 221 halaman Buku 9 Summers 10 Autumns merupakan buku karya Iwan Setiawan yang menceritakan kehidupan dirinya. Banyak kejadian-kejadian indah dan memotivasi bagi pembacanya. Tak segan-segan Iwan menggunakan kata yang menggunakan bahasa inggris. Dalam buku 9 Summers 10 Autumns, Iwan Setiawan mengulas kehidupan dirinya mulai dari keadaan ekonomi keluarga yang memprihatinkan hingga ia menjadi seseorang yang sukses. Ayahnya yang mengecam pendidikan hanya sampai kelas 2 SMP dan bekerja sebagai supir angkot sedangkan ibunya tidak menamatkan pendidikannya di SD dan bekerja sebagai tukang cuci. Mereka dengan keluarga yang tergolong ekonomi rendah dan memiliki lima orang anak. Karena himpitan ekonomi tersebut sudah sering bagi mereka makan satu kali sehari bahkan tidak makan. Bagi mereka itu hal yang biasa. Iwan, demikian sang tokoh utamanya. Iwan lahir di kota Batu, Jawa Timur dengan keluarga yang memiliki ekonomi yang bisa disebut memprihatinkan. Iwan lima bersaudara dan ia termasuk anak bungsu. Ia memiliki empat orang kakak, untunglah mereka bukanlah kakak yang pemalas, mereka adalah kakak yang yang rajin sehingga dapat membantu perekonomian di keluarga Iwan. Dengan orang tua yang tidak memiliki gaji yang tetap setiap bulannya, keluarga Iwan mempunyai tekat untuk menjadikan anak-anaknya seseorang yang bisa berguna bagi orang lain dan tidak dipandang rendah oleh setiap orang yang melihatnya. Berkat keuletan dan kemauannya kakak-kakak iwan menjadi seseorang yang sukses, karena hal tersebutlah jiwa Iwan berkobar dan termotivasi untuk menjadi orang yang sukses kelak. Setelah bertahun-tahun ia berusaha dan memiliki kemauan untuk sukses akhirnya impian ia untuk menjadi seseorang yang sukses. Tekat dan usaha yang tidak setengah-setengah yang mampu membawa ia di New York, United States America. Iwan mampu menjadi direktur perusahaan multi nasional di The Big Apple kota New York. Perasaan Iwan seperti bermimpi karena dengan latar belakang keluarga yang tidak kaya tetapi ia bisa mencapai kesuksesan yang tak terduga sebelumnya. Buku 9 Summers 10 Autumns merupakan karya sastra yang memotivasi bagi pembacanya. Dengan cerita yang diangkat dari kehidupan aslinya tampak begitu indah dan menarik. Sayangnya masih banyak kata-kata yang menggunakan bahasa inggris sehingga sulit dipahami oleh pembacanya, tetapi Iwan pandai meletakkan setting tempat yang begitu menarik sehingga pembacanya secara tidak langsung dapat terbawa dalam suasana pada buku tersebut.

TIPS-TIPS UNAS !!!

Sekarang bukan zamannya lagi takut menghadapi UNAS, buatlah UNAS takut menghadapi anda bukan anda yang takut menghadapi UNAS. Di sini saya akan member tahu kiat sukses menghadapi UNAS.

1. Atur waktu se efisien mungkin.
Dengan membuang waktu yang anda anggap tidak terlalu penting bagi anda, atau menguranginya.
Seperti: menonton tv, main game, membaca komik, dll.
Kegiatan seperti itu dapat anda buang, atau kalian kurangi waktunya. Yang biasanya menonton tv selama 4 jam sekarang menjadi 1 jam atau tak menonton sama sekali, NO PROBLEM!

2. Buat tempat belajar semenarik mungkin.
Anda bisa menuliskan sebuah slogan lalu anda bisa menempelkan di dinding tempat belajar anda.
Contoh: “ AKU PASTI BISA LULUS UN DENGAN NILAI YANG SEMPURNA!!!” ,atau dengan menggambar karikatur. Lalu tempelkan di dinding kalian belajar. Atau kalau yang belajar suka mendengarkan music, bisa sambil mendengarkan music, dan tambahlah beberapa camilan yang anda sukai, IT’S OKAY.

3. Buatlah jadwal yang sesuai.
Contoh: senin: IPA, Selasa: Matematika, rabu: b. inngris, kamis: b. Indonesia
Atau yang lebih rinci. Missal jam 04.00 bangun tidur + sholat subuh+belajar, 05.00 membantu orang tua, 05.30 mandi dan persiapan sekolah, dst.
Anda tak perlu belajar dengan waktu yang lama, sebentar juga bisa kok, tapi lakukan dengan rutin (setiap hari).
4. Pelajari latihan contoh- contoh soal UN.
Soal-soal yang anda punya sebaiknya jangan anda simpan saja, tapi pelajari lagi. Kalau ada yang tidak tahu, bisa tanyakan pada orang tua, guru, atau orang yang anda anggap bissa menjawab soal itu.
Dengan banyak latihan maka, semakin mudah anda mengarjakan soal UN.
5. Buatlah catatan kecil.
Disini anda bisa merangkum tentang materi-materi yang anda anggap susah menghafal, atau anda tak mau membuang waktu sedikit pun dengan hal-hal yang tidak penting.
ketika anda pergi kemana pun catatan itu dapat anda bawa dan sesekali anda membacanya, walaupun anda pergi tapi anda tetap balajar.
6. Persiapkan mental anda.
Dengan cara berdoa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan minta restu kepada kedua orang tua.
7. Persiapkan persenjataan untuk perang.
Seperti: kartu ujian, peralatan alat tulis, dll.
Nah sekarang sudah siapkan menghadapi UNAS???
Selamat mencoba, semoga sukses!!!

Created by Like Safa’atun